Garuda Indonesia Pastikan Lunasi Utang ke AirNav Indonesia

Suparjo Ramalan
Garuda Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melunasi utang ke AirNav Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra menyampaikan, pihaknya akan segera melunasi utang ke Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia. Pelunasan utang Perseroan ke AirNav lantaran lembaga penyelenggara navigasi penerbangan dalam negeri itu harus menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada pemerintah. 

"Ini bukan persoalan prioritas, ini soal perlakuan. Tolong dipahami, jadi kalau utang kita ke Airnav segini, ini sebagai PNBP ya, ini kewajiban dia ke negara, ini yang akan kita selesaikan," ujar Irfan, Minggu (14/8/2022).

Irfan sendiri enggan merinci jumlah piutang AirNav Indonesia. Meski begitu, dalam Daftar Piutang Tetap (DPT), utang emiten dengan kode saham GIAA ini mencapai triliunan Rupiah. Angka ini berasal dari piutang perseroan di sejumlah sektor.

Adapun piutang BUMN di Garuda Indonesia diperpanjang selama 22 tahun dengan bunga 0,1 persen per tahun. Hal ini disepakati melalui pemungutan suara atau voting kreditur dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. 

"Kan utang BUMN semua 22 tahun (jangka waktu), (bunga) 0,1 persen. Tapi ada BUMN yang namanya Airnav, Airnav itu ada porsi utangnya yang merupakan PNBP, kewajiban dia yang harus bayar ke negara. Kita enggak bisa, dia bayar wajib by law, terus sama kita 22 tahun, jadi porsi itu kita bayar dari arus kas (Garuda) 100 persen," ucap Irfan.

Selain perusahaan pelat merah, perpanjangan tenor piutang kreditur dari lembaga perbankan dalam negeri juga diperpanjang selama 22 tahun dengan bunga yang sama.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

BUMN Bahan Peledak Kembali Operasikan Pabrik, Tekan Ketergantungan Impor

3 hari lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

3 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

5 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal