Gelombang PHK Perusahaan Teknologi Berlanjut, IBM dan SAP Bakal Pecat Ribuan Karyawan

Aditya Pratama
IBM diperkirakan akan melakukan PHK terhadap 3.900 karyawan atau 1,5 persen dari jumlah tenaga kerja perusahaan di seluruh dunia. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - IBM dan SAP menjadi perusahaan teknologi terbaru yang bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya. Hal ini dilakukan karena perusahaan mengatur ulang bisnis dan keuntungan yang berada di bawah tekanan ekonomi global yang melambat. 

Mengutip CNN Business, pengumuman PHK karyawan IBM disampaikan setelah perusahaan menyampaikan penjualan dua unit bisnis. Diperkirakan sekitar 3.900 karyawan atau 1,5 persen dari jumlah tenaga kerja perusahaan di seluruh dunia akan terkena PHK.

Salah satu Juru Bicara IBM menyebut perusahaan menyiapkan 300 juta dolar AS untuk pesangon.

SAP menyampaikan bakal melakukan PHK terhadap 112.000 tenaga kerja atau 2,5 persen dari jumlah karyawan di seluruh dunia. (Foto: Reuters)

Kemudian, perusahaan perangkat lunak terbesar di Eropa, SAP menyampaikan bakal melakukan PHK terhadap 112.000 tenaga kerja atau 2,5 persen dari jumlah karyawan di seluruh dunia. Perusahaan menyiapkan 250 juta euro hingga 300 juta euro untuk pesangon.

Juru Bicara IBM menyampaikan, PHK tersebut terkait dengan reorganisasi dua unit bisnis perusahaan. Adapun, unit yang terpengaruh adalah Kyndryl, bisnis layanan infrastruktur TI yang secara resmi terpisah dari IBM pada bulan November, dan bisnis analitik perawatan kesehatan IBM, yang sedang dalam proses akuisisi oleh perusahaan investasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Buruh Sebut Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ancaman PHK di RI

Nasional
31 hari lalu

Indonesia Harus Siap Hadapi Kemungkinan Buruk akibat Perang di Iran, Persatuan Nasional Jadi Kunci

Nasional
2 bulan lalu

Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Ekonomi Harus Untungkan Indonesia

Bisnis
2 bulan lalu

Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal