Gibran Ungkap Stok Beras RI Tembus 3,1 Juta Ton, Tertinggi 23 Tahun Terakhir

Binti Mufarida
Ilustrasi beras. (Foto: iNews.id)

Namun, Gibran mengingatkan produksi dan distribusi pangan saja tidak cukup. Perlu penguatan dari sisi teknologi, penelitian, penyimpanan hasil panen, hingga hilirisasi. Salah satu contohnya adalah pengolahan tebu menjadi bioetanol dan bioavtur sebagai alternatif energi bersih.

Di sisi lain, Gibran menyoroti langkah konkret pemerintah dalam mendukung petani, seperti penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi dan pemangkasan regulasi. 

“Distribusi pupuk disederhanakan, 145 regulasi dipangkas, agar lebih dari 14,9 juta petani bisa mengakses pupuk bersubsidi dengan lebih mudah,” katanya.

Dia juga menegaskan komitmen untuk memberantas mafia pangan yang kerap mempermainkan harga dan distribusi di tengah masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya kolektif, Prabowo juga telah meluncurkan Gerakan Indonesia Menanam untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. 

“Karena memang untuk melakukan langkah besar, untuk melakukan gerakan besar, pemerintah tidak akan pernah bisa sendiri. Pemerintah butuh kolaborasi, butuh partisipasi aktif berbagai pihak,” ujar dia. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 jam lalu

Rocky Gerung Hadiri Rapat Perdana Wantimpres, Bahas Putusan MK soal Gibran?

5 jam lalu

Aliansi Advokat Laporkan Komisioner KPU ke Polda Metro Buntut Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024

7 jam lalu

Politisi PDIP Sarankan Gibran Mundur dari Wapres: Kalau Merasa Taat Hukum

8 jam lalu

Jokowi Ungkap Obrolan dengan Prabowo saat Putusan MK Ijazah Gibran, Ternyata Bahas Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal