JAKARTA, iNews.id - Gojek menghentinkan dua layanan non-inti, yaitu GoLife dan GoFood Festival seiring dampak pandemi virus corona (Covid-19). Akibat Covid-19, permintaan dua layanan tersebut merosot tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengakui penutupan ini berdampak ke para mitra, khususnya di layanan GoLife. “Penutupan layanan GoLife sayangnya akan berdampak pada mitra GoLife karena pandemi Covid-19,” ujar dia, Selasa (23/6/2020).
Untuk itu, Gojek memberikan dukungan berupa ‘Program Solidaritas Mitra Covid-19’ kepada mitra yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat virus corona. Hal ini berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan.
“Selain itu, Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria,” ujar dia.
Dia menuturkan, layanan non-inti perusahaan, yaitu Go-Life yang meliputi GoMassage dan GoClean terdampak Covid-19 seiring adanya kebijakan jaga jarak (physical distancing). Tak hanya itu, GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi terpaksa dihentikan karena berpotensi mengundang kerumunan.
Kevin menuturkan, layanan GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat. Selain itu, kedua layanan tersebut mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Meski begitu, aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020,” tutur dia.