Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi

Anindita Trinoviana
Grab Indonesia tutup 2025 dengan menghadirkan kemudahan mobilitas sekaligus memperluas peluang hidup bagi jutaan orang. (Foto: dok Grab)

Mitra “Naik Kelas”: Dari Ojol ke Peluang Baru 

Salah satu narasi terkuat sepanjang 2025 adalah upaya sistematis mendorong mitra untuk “naik kelas”. Melalui program magang GrabRental, sebanyak 1.700 mitra pengemudi ojek online beralih menjadi pengemudi taksi online, dengan peningkatan pendapatan hingga 2,5 kali lipat. 

Akses pembiayaan juga diperluas. Sejak 2023, OVO Finansial telah menyalurkan lebih dari Rp6 triliun pendanaan kepada lebih dari 445.000 mitra UMKM dan pengemudi melalui GrabModal. Di ranah kreatif, GrabAcademy bekerja sama dengan Meta melatih mitra pengemudi menjadi content creator dan KOL, membuka sumber pendapatan baru di ekonomi kreator.

Pemberdayaan Perempuan sebagai Fokus Utama 

Di sepanjang 2025 ini pemberdayaan perempuan bukan slogan, melainkan agenda nyata. Program Ibu Sudah OKE! (ISO) dari GrabExpress membantu ibu pelaku usaha dengan ongkir flat dan paket pengiriman terjangkau. Komunitas Mompreneur dalam Klub Juragan GrabExpress telah memberdayakan lebih dari 2.000 pelaku usaha perempuan. 

Melalui gerakan SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa), Grab memberdayakan lebih dari 1.100 UMKM perempuan di 13 kota, didukung teknologi AI GrabMerchant, akses pembiayaan, dan peluang pendapatan tambahan. Program #MelajuSyantiek sendiri telah menjangkau lebih dari 25.000 mitra pengemudi perempuan—mayoritas ibu tunggal dan mahasiswi yang membutuhkan fleksibilitas kerja. 

Kolaborasi dengan Pemerintah: Dari Kesehatan hingga Gizi 

Kemitraan dengan pemerintah menjadi elemen kunci sepanjang 2025. Grab bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi mitra pengemudi. Program Kota Masa Depan bersama KemenUMKM telah menjangkau 15 kota dan mendukung lebih dari 200.000 UMKM. 

Dalam program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Grab-OVO mengalokasikan dana CSR lebih dari 1 juta Dolar AS, menjangkau 4.500 murid dan guru di 29 sekolah, serta melibatkan lebih dari 20 UMKM di sembilan kota. Grab juga menjadi institusi swasta pertama yang menjalankan MBG bagi anak berkebutuhan khusus. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Sederet Capaian Kementerian PANRB 2025, Dorong Transformasi Digital Pemerintah

Nasional
4 jam lalu

Kementerian PANRB Bangun Birokrasi Masa Depan Sepanjang 2025

Makro
10 jam lalu

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh Stabil 5% di 2026, Daya Beli Jadi Sorotan

Bisnis
13 jam lalu

Perkuat Dukungan BUMN Peduli, Bank Mandiri Siap Bangun Huntara di Aceh Tamiang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal