Gubernur BI Buka Suara soal Penyebab Rupiah Sempat Melemah ke Rp16.634 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka suara soal penyebab rupiah melemah hingga Rp16.634 per dolar AS. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dari sisi global, Perry menyebut ketidakpastian masih cukup tinggi seiring langkah bank sentral AS (The Fed) yang telah menurunkan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR). 

Indeks dolar (DXY) kini berada dalam tren pelemahan, meskipun pergerakannya masih dipengaruhi dinamika ekonomi dan politik.

“DXY tren menurun meskipun minggu ke minggu mata uang dolar dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan politik yang terjadi. Maka aliran modal ke emerging market memang masih terjadi volatilitas,” paparnya.

Dengan demikian, Perry optimistis ke depan rupiah tetap stabil dan bahkan berpotensi menguat, sejalan dengan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal