Hanya Meneliti, Kementan Tidak Jual Kalung Anti Corona

Michelle Natalia
Beberapa temuan antivirus berbasis eucalyptus hasil penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian. (Foto: Ist)

Soal harga, Kementan ingin kalung anti corona dijual dengan harga terjangkau. Fadjry pernah menyebut, harga kalung ini diperkirakan sekitar Rp35.000. Namun, harga itu hanya preferensi dari Kementan.

"Kami ingin harganya nanti terjangkau. Tidak memberatkan beban masyarakat, sehingga manfaatnya dirasakan berbagai kalangan masyarakat," ujarnya.

Fadry menjelaskan, industri mintra nantinya menyerap produk eucalyptus petani, sehingga kesejahteraan para petani bisa meningkat.

"Seperti petani dari Lampung dan Medan yang sudah mengembangkan beberapa jenis eucalyptus. Uji efektivitas produk yang ada, harapannya mendorong agar produk ini segera produksi massal,” kata dia.

Balitbangtan saat ini tengah melanjutkan riset eucalyptus, dan akan dilanjutkan dengan uji klinis bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan universitas. Kerja sama ini diharapkan bisa membuat hasil penelitian eucalyptus bisa lebih sempurna.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kejar Swasembada Susu, Pemerintah bakal Impor 1 Juta Sapi hingga 2029

14 hari lalu

Kementan Punya 2 Wamen, Mentan Amran Ungkap Pembagian Tugas

18 hari lalu

Kementan Ungkap Biang Kerok Harga Cabai Melonjak meski Pasokan Surplus

27 hari lalu

Wamentan Saleh Mustafa Janji Berantas Mafia Pangan, Dapat Arahan dari Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal