Harga Anjlok, Penambang Kripto Jual 14.000 Bitcoin Senilai Rp4,48 Triliun dalam 24 Jam

Aditya Pratama
Penambang kripto diketahui menjual 14.000 bitcoin yang dilepas senilai lebih dari 300 juta dolar AS atau Rp4,48 triliun dalam 24 jam pada akhir minggu lalu. (Foto: Istimewa)

“Mengingat kenaikan biaya listrik, dan penurunan harga bitcoin yang tajam, biaya penambangan bitcoin mungkin lebih tinggi daripada harganya untuk beberapa penambang,” ujar analis Citi Joseph Ayoub dalam sebuah catatan dikutip dari CNBC, Rabu (20/7/2022).

“Dengan laporan pengunduran diri dari perusahaan pertambangan, serta penambang yang telah menggunakan peralatan mereka sebagai jaminan untuk meminjam uang, industri pertambangan bitcoin bisa berada di bawah tekanan,” sambungnya.

Salah satu perusahan penambangan kripto publik terbesar di Amerika Serikat, Core Scientific menjual hampir semua bitcoinnya pada bulan Juni. CEO Mike Levitt menuturkan bahwa sama seperti bisnis lainnya, penambang bitcoin perlu membayar tagihan mereka.

“Kami menambang dan menghasilkan atau memproduksi bitcoin, tetapi biaya, pengeluaran, dan kewajiban kami dalam dolar,” kata Levitt.

Levitt menambahkan, menambang bitcoin masih menguntungkan dengan margin sekitar 50 persen di seluruh industri. Angka ini turun dari margin 80 persen pada puncaknya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

57 tahun lalu

Investigasi Terbaru Ungkap Sosok Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto, Siapa Dia?

57 tahun lalu

2 Pelaku Sindikat Phishing Lintas Negara Ditangkap, Raup Rp25 Miliar dalam 5 Tahun

57 tahun lalu

Pro Kontra Penggunaan AI Prediksi Aset Digital, Investor Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal