Harga Batu Bara Anjlok, Bahlil bakal Revisi RKAB Jadi Tahunan

Iqbal Dwi Purnama
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku akan merevisi RKAB jadi tahunan usai harga batu bara anjlok. (Foto: Binti Mufarida)

Ia menekankan, untuk saat ini pihaknya akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Hal ini sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Sekarang harga batu bara dunia lagi turun 25-30 persen, ini terjadi karena suplai demand. Kalau harga belum bagus, ya kita kelola dengan penuh hati-hati," tuturnya.

Bahlil menjelaskan total batu bara yang diperdagangkan di pasar global mencapai 1,3 miliar ton per tahun. Indonesia menyumbang ekspor batu bara sebesar 650 juta ton per tahun atau sekitar 45 persen dari total yang diperdagangkan di pasar global.

Meski Indonesia punya ceruk pasar yang cukup besar dari permintaan pasar, pihaknya tidak bisa pengaruhi harga dunia yang saat ini harganya masih anjlok hingga 30 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RI Tak Lagi Bergantung pada Minyak Timur Tengah, Bahlil: Sudah Kontrak dengan Negara Lain

57 tahun lalu

BBM Jenis Baru Dirilis 1 Juli 2026, Apa Itu?

57 tahun lalu

Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Gas Elpiji 3 Kg Tak Naik

57 tahun lalu

Bahlil Patok Harga Tertinggi Minyak Mentah RI 95 Dolar AS per Barel di 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal