Harga BBM Bersubsidi Belum Naik, Sri Mulyani Peringatkan Subsidi Energi Rp502 Triliun Akan Jebol

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (foto: dok. iNews.id)

"Extreme trade yang tadi mengakibatkan pengetatan moneter dan pelemahan 5 persen di Rp14.750 per dolar AS," ungkap Sri Mulyani.

Memandang situasi global saat ini, dia mengatakan APBN 2023 dirancang dengan tema optimis dan tetap waspada. APBN sebagai instrumen negara harus mewaspadai dampak geopolitik Rusia dan Ukraina yang belum nampak pertanda kapan berakhirnya.

"Konflik geopolitik ini tidak akan selesai dalam waktu dekat dan kita tidak pernah tahu kapan berakhir dan dalam bentuk apa. Ini menimbulkan ketidakpastian yang tinggi, makanya policy kita harus menjaga dengan waspada," tutur Sri. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Bergejolak, Rupiah Diprediksi Melemah Pekan Depan

5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Tembus 108 Dolar AS, BBM Pertalite bakal Naik?

6 hari lalu

Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel

14 hari lalu

Harga BBM RON 95 dan 98 Naik per September, Bagaimana Nasib Pertamax?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal