Harga Cabai hingga Tomat Naik, Ini Harapan Pedagang Pasar

Athika Rahma
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Herman (28). (Foto: Athika Rahma/MPI)

Sebagai ibu rumah tangga, Duriah ikut pusing tujuh keliling menghadapi naiknya harga bahan pokok, mulai dari harga minyak goreng yang mahal hingga harga cabai yang ikut meroket. 

"Harapannya, ya, pemerintah tolong lah gimana caranya ya, ini kan rakyat, tolong jangan sampai melejit gitulah, kan pemerintah yang bisa menentukan (harga bahan pokok)," tuturnya. 

Pembeli tak kalah dirugikan imbas meroketnya harga sembako ini. Desi (39), ibu rumah tangga yang menyambi sebagai penjual lontong sayur dan gorengan mengaku kehilangan pendapatan dan sering menombok belanja modal. 

"Biasanya dagang dapat Rp300.000 lebih sehari, sekarang Rp200.000. Belanja modal nambah, malah sering nombok," ujarnya.

Untuk minyak goreng saja, dirinya harus antre sejak pagi bersama seluruh keluarganya. Ini terpaksa dia lakukan karena jika tidak mendapat minyak goreng, dia tidak akan bisa berjualan dan memenuhi kebutuhan keluarganya. 

"Untuk pemerintah tolong lah, ringanin (harga sembako), kasihan masyarakat ini kan kita di bawah semua," kata Desi. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

Nasional
2 hari lalu

Harga Cabai Meroket di Awal Pekan, Rawit Merah Tembus Rp65.350 per Kg

Nasional
6 hari lalu

Bapanas Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun 

Bisnis
6 hari lalu

Harga Cabai Rawit hingga Minyak Goreng Naik! Cek Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal