Harga Minyak Bervariasi, Brent Naik Hampir 1 Persen

Ranto Rajagukguk
Harga minyak bervariasi. (Foto: Reuters)

Permintaan WTI yang kurang aktif untuk pengiriman Mei, turun 1,60 dolar AS atau 8,1 persen menjadi 18,27 dolar AS, menjelang berakhirnya kontrak pada 21 April karena investor dengan cepat beralih ke kontrak berjangka Juni. Kontrak Mei merosot ke level terendah 17,31 dolar AS per barel selama sesi, terendah sejak November 2001.

Kontrak berjangka Mei untuk WTI merosot hampir 20 persen dalam seminggu, berdasarkan penyelesaian Kamis lalu (9/4), sementara Brent turun hampir 11 persen. Pasar ditutup pada Jumat lalu (10/4).

Ekonomi China menyusut 6,8 persen tahun ke tahun dalam tiga bulan hingga 31 Maret, penurunan pertama sejak catatan triwulanan dimulai pada 1992. Produksi penyulingan harian negara itu turun ke level terendah 15 bulan, meskipun ada beberapa tanda pemulihan ketika negara tersebut mulai mengurangi tindakan penahanan virus corona.

Harga menemukan beberapa dukungan karena AS berencana untuk melonggarkan langkah-langkah penguncian setelah Trump menetapkan pedoman baru bagi negara-negara bagian untuk keluar dari penutupan virus corona dalam pendekatan tiga tahap, tetapi dorongan awal untuk harga Brent sebagian besar berumur pendek.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

Nasional
8 hari lalu

3 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Dituntut 14 Tahun Penjara usai Rugikan Negara Rp285 Triliun

Nasional
25 hari lalu

Ahok soal Kasus Minyak Mentah: Nggak Ada Oplosan, Blending

Nasional
30 hari lalu

Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi Minyak Mentah Selasa Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal