Harga Minyak Dunia Berakhir Menguat Dipicu Peningkatan Permintaan China

Jeanny Aipassa
Ilustrasi harga minyak dunia. (Foto: Istimewa)

"Semua orang melihat indikator mobilitas China dan mengarah ke atas, menunjukkan pemulihan permintaan minyak dan mendukung harga. Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah jika ini diterjemahkan juga menjadi impor minyak mentah China yang lebih tinggi dan jika badan energi (IEA, OPEC) merevisi perkiraan permintaan (kuartal pertama) mereka,"" kata analis UBS, Giovanni Staunovo.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia (OPEC+) akan bertemu pada Februari 2023 untuk menilai kondisi pasar. Ada beberapa kekhawatiran bahwa kelompok tersebut dapat memangkas produksi minyak lagi untuk mengangkat harga setelah penurunan baru-baru ini.

"Kami memiliki kemenangan beruntun tujuh hari di bawah ikat pinggang kami ... tetapi kami masih jauh dari tempat kami terakhir kali OPEC + memangkas produksi," kata analis Mizuho, Robert Yawger.

OPEC+ telah mengumumkan pengurangan produksi 2 juta barel per hari pada Oktober karena harga minyak global turun di bawah 90 dolar AS per barel.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Internasional
5 hari lalu

Nah, AS Pastikan Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

Internasional
7 hari lalu

Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas

Internasional
14 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal