Sementara itu, perang di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan dalam beberapa bulan terakhir tahun 2023 yang diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2024.
“Kita akan melihat volatilitas yang terus berlanjut menjelang tahun 2024 seiring dengan peristiwa geopolitik dan ketakutan bahwa konflik dapat menyebar ke seluruh kawasan,” ucap Presiden Lipow Oil Associates, Andrew Lipow dikutip, Minggu (31/12/2023).
Pada bulan ini, serangan yang dilakukan kelompok militan Houthi di Yaman terhadap kapal yang transit di rute Laut Merah memaksa perusahaan-perusahaan besar mengubah rute pengiriman mereka.
Meskipun perusahaan-perusahaan tertentu bersiap untuk melanjutkan pergerakan melalui Terusan Suez, beberapa kapal tanker minyak mentah dan produk olahan masih memilih rute yang lebih panjang mengelilingi Afrika untuk menghindari potensi konflik di wilayah tersebut.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat pada hari terakhir tahun 2023 ketika Israel mengintensifkan serangannya di Gaza selatan, sehingga memberikan tekanan pada harga.