Harga Minyak Mentah Makin Panas, Brent Tembus 90 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melanjutkan kenaikannya pada penutupan, Kamis (4/4/2024) waktu setempat. Brent tembus 90,65 dolar AS per barel. (Foto: Reuters)

Dengan perubahan geopolitik ini, Washington mengeluarkan teguran publik yang paling keras terhadap Israel pada hari Kamis sejak dimulainya perang dengan Hamas dan memperingatkan bahwa kebijakan AS terhadap Gaza akan ditentukan oleh apakah Israel mengambil langkah-langkah untuk mengatasi keselamatan warga sipil Palestina dan pihak lainnya. 

AS pada hari Kamis memberlakukan sanksi kontra-terorisme baru terkait Iran terhadap Oceanlink Maritime DMCC dan kapal-kapalnya, dengan alasan perannya dalam mengirimkan komoditas atas nama militer Iran.

AS menggunakan sanksi keuangan untuk mengisolasi Iran guna mengganggu kemampuannya mendanai kelompok proksinya dan menghambat dukungan negara tersebut terhadap perang Rusia di Ukraina, menurut Departemen Keuangan AS.

Kenaikan minyak baru-baru ini juga terjadi setelah serangan Ukraina terhadap kilang Rusia yang mengurangi pasokan bahan bakar dan kabar dari perusahaan energi negara Meksiko, Pemex, meminta unit perdagangannya untuk membatalkan ekspor minyak mentah hingga 436.000 barel per hari pada bulan ini karena perusahaan tersebut bersiap untuk memproses minyak dalam negeri di pabrik baru Kilang Dos Bocas.

“Semua faktor geopolitik ini terjadi secara bersamaan, mendorong sentimen bullish dan pada akhirnya terjadi aksi ambil untung,” ucap Manajer Portofolio Senior Altimo LLC, Frank Monkham.

Pertemuan para menteri utama Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) termasuk Rusia, mempertahankan kebijakan pasokan minyak tidak berubah pada hari Rabu dan menekan beberapa negara untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengurangan produksi.

Kelompok tersebut menyebut beberapa anggota akan mengkompensasi kelebihan pasokan pada kuartal I 2024. Selain itu, Rusia akan beralih ke produksi daripada membatasi ekspor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
15 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Menguat usai MoU Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir

6 hari lalu

Selat Hormuz Tak Kunjung Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

11 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

11 hari lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak Buntut Rencana Iran Perketat Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal