Harga Minyak Mentah Melemah dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melemah sekitar 7 persen pada minggu ini. (Foto: Reuters)

Kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi China masih terus berlanjut dan Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu akan melambat menjadi 4,6 persen pada 2024. Angka ini diperkirakan terus menurun dalam jangka menengah menjadi sekitar 3,5 persen pada 2028.

Kerugian mingguan harga minyak sudah terjadi setelah laporan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang tidak berdasar menyebabkan harga turun lebih dari 2 persen pada hari Kamis.

Para mediator sedang menunggu tanggapan dari Hamas terhadap proposal yang disusun pekan lalu dengan kepala mata-mata Israel dan AS dan disahkan oleh Mesir dan Qatar untuk perpanjangan gencatan senjata pertama dalam perang tersebut.

Penghentian sementara ini dapat mengurangi risiko politik yang membayangi jalur pelayaran Teluk dan Laut Merah, yang merupakan kunci bagi aliran energi global.

Pada hari Kamis, sumber mengatakan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+ telah mempertahankan kebijakan produksinya tidak berubah. Kelompok tersebut akan memutuskan pada bulan Maret apakah akan memperpanjang pengurangan produksi minyak sukarela yang berlaku pada kuartal pertama, kata sumber tersebut.

OPEC+ merencanakan pengurangan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari untuk kuartal pertama 2024, seperti yang diumumkan pada bulan November.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Buletin
3 hari lalu

Vonis Berat! Anak Riza Chalid Dihukum 15 Tahun Terkait Korupsi Minyak Mentah

Nasional
3 hari lalu

Hakim Mulyono Dissenting Opinion Vonis Anak Riza Chalid, Ragukan Penghitungan Kerugian Negara

Nasional
4 hari lalu

Melawan! Kerry Anak Riza Chalid Siap Banding Vonis 15 Tahun Penjara Kasus Minyak Mentah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal