Harga Minyak Mentah Melemah di tengah Penguatan Dolar AS

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melemah pada hari Selasa di tengah penguatan dolar AS. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Federal Reserve (The Fed) telah menegaskan kembali bahwa mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk beberapa waktu kemungkinan akan cukup untuk mengendalikan inflasi.

Adapun, penundaan penurunan suku bunga AS dapat menghambat perekonomian dan membatasi pertumbuhan konsumsi bahan bakar.

“Berita positif seputar persediaan dan permintaan bensin AS pada minggu lalu telah meningkatkan sentimen positif, didukung oleh perkiraan kekurangan pasokan global pada kuartal ketiga. Namun, kekhawatiran terhadap laju penurunan suku bunga bank sentral masih menjadi hambatan bagi pemulihan ekonomi global,"  ucap Analis Panmure Gordon, Ashley Kelty.

Pergerakan harga minyak mentah juga didukung oleh serangan lanjutan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia. Pada tanggal 21 Juni, drone Ukraina menyerang empat kilang, termasuk kilang Ilsky, salah satu produsen bahan bakar utama di Rusia selatan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Nasional
1 hari lalu

Purbaya: Saya Sebal Sama yang Bilang gegara Fiskal Rupiah Jeblok!

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal