Harga Minyak Mentah Melonjak Imbas Pelemahan Dolar AS

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi harga minyak dunia. (Foto: Istimewa)

Sementara China diperkirakan akan merilis data perdagangan dan makro ekonomi pada pekan ini. Meskipun pertumbuhan PDB China pada kuartal III 2022 sempat pulih dari kuartal sebelumnya, kebijakan nol-Covid Xi Jinping membuat ekonominya berpotensi berbalik arah.

Ke depan, harga minyak diperkirakan akan tetap fluktuatif menyusul rencana pemangkasan produksi oleh OPEC+, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (17/10/2022).

Sebelumnya OPEC+ pada 5 Oktober lalu berjanji untuk memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari, yang akan menyebabkan penurunan aktual sekitar 1 juta barel per hari. Ini terjadi mengingat produksi sejumlah anggota OPEC+ yang masih berada di bawah target mereka.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal