Harga Minyak Mentah Menguat hingga 5 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah menguat dalam perdagangan sepekan. Minyak mentah jenis Brent naik 3,3 persen, sementara WTI AS melesat 5 persen. (Foto: AP)

China mengumumkan beberapa langkah baru untuk mendorong pertumbuhan pada minggu ini dengan langkah mengejutkan untuk menaikkan upah bagi pekerja pemerintah dan pengumuman peningkatan tajam dalam pendanaan obligasi pemerintah jangka panjang.

Pendanaan tambahan akan digunakan untuk memacu investasi bisnis dan inisiatif untuk meningkatkan konsumen.

Harga minyak kemungkinan besar akan naik karena permintaan minyak pemanas yang diharapkan meningkat setelah prakiraan cuaca dingin di beberapa wilayah.

"Permintaan minyak kemungkinan besar diuntungkan oleh suhu dingin di seluruh Eropa dan AS," ujar Analis UBS Giovanni Staunovo.

Data Badan Energi Internasional (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS turun 1,2 juta barel menjadi 415,6 juta barel minggu lalu, yang juga mendukung harga.

Sementara itu, persediaan bensin dan sulingan AS melonjak karena kilang meningkatkan produksi, meskipun permintaan bahan bakar mencapai titik terendah dalam dua tahun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal