Harga Minyak Mentah Menguat Lagi, Brent Nyaris Sentuh 90 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (26/4/2024) waktu setempat. Brent tembus 89,50 dolar AS per barel. (Foto: Reuters)

“Israel tidak takut untuk datang dan mendukung diri mereka sendiri jika perlu, orang-orang menyaksikan apa yang terjadi antara Netanyahu dan Biden,” ucap Kepala Ekonom Matador Economic, Tim Snyder.

Sementara itu, tekanan makroekonomi membatasi kenaikan harga minyak setelah data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan peningkatan inflasi. Dalam 12 bulan hingga Maret, inflasi AS naik 2,7 persen setelah kenaikan 2,5 persen di bulan Februari. 

The Fed memiliki target inflasi sebesar 2 persen. Diperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan minggu depan.

“Data ekonomi pagi ini cukup bagi pelaku pasar untuk menyimpulkan bahwa The Fed tidak akan segera melakukan penurunan suku bunga dalam waktu dekat,” ucap John Kilduff dari Again Capital LLC.

Sementara itu, dolar melonjak ke level tertinggi baru dalam 34 tahun terhadap yen pada hari Jumat, sebagian didukung oleh data inflasi AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal