Harga Minyak Mentah Menguat Nyaris 2 Persen setelah Irak Dukung Pengurangan Produksi OPEC+

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia menguat nyaris 2 persen pada hari Jumat, didorong keputusan Irak menyuarakan dukungan untuk pengurangan produksi OPEC+. (Foto: Reuters)

Di AS, perusahaan energi memangkas jumlah rig minyak yang beroperasi selama dua minggu berturut-turut ke level terendah sejak Januari 2022, Jumlah rig menunjukkan produksi di masa depan. 

“Kekhawatiran terhadap permintaan telah menggantikan ketakutan akan terhentinya produksi terkait konflik Timur Tengah,” kata analis di Commerzbank.

Selain itu, data ekonomi China yang lemah minggu ini meningkatkan kekhawatiran akan melemahnya permintaan. Pabrik penyulingan di China, pembeli minyak mentah terbesar dari Arab Saudi meminta pengurangan pasokan untuk bulan Desember.

Sentimen konsumen AS turun selama empat bulan berturut-turut di bulan November dan ekspektasi rumah tangga terhadap inflasi kembali meningkat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Nasional
4 hari lalu

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS

Internasional
10 hari lalu

Perusahaan Migas Raup Untung Besar Berkat Perang AS-Iran

Internasional
10 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal