Harga Minyak Mentah Naik 6 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah naik dalam perdagangan sepekan, dengan Brent menguat 5 persen dan West Texas Intermediate (WTI) melesat 6 persen. (Foto: AP)

Sementara itu, data China pada minggu ini menunjukkan impor minyak mentah di negara pengimpor utama dunia itu tumbuh setiap tahun pada bulan November untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. 

Harga minyak diperkirakan akan tetap tinggi hingga awal 2025 karena para penyuling minyak memilih untuk meningkatkan pasokan lebih banyak dari eksportir utama Arab Saudi, yang tertarik dengan harga yang lebih rendah, sementara para penyuling minyak independen bergegas menggunakan kuota mereka.

Badan Energi Internasional (IEA) meningkatkan perkiraannya untuk pertumbuhan permintaan minyak global tahun 2025 menjadi 1,1 juta barel per hari (bph) dari 990.000 bph bulan lalu, dengan mengutip langkah-langkah stimulus China.

IEA memperkirakan surplus minyak untuk tahun depan, ketika negara-negara non-OPEC+ akan meningkatkan pasokan sekitar 1,5 juta bph, didorong oleh Argentina, Brasil, Kanada, Guyana, dan AS.

Uni Emirat Arab, anggota OPEC, berencana mengurangi pengiriman minyak awal tahun depan karena OPEC+ berupaya menerapkan disiplin yang lebih ketat.

Harga minyak mentah yang dijual ke China dari Iran, anggota OPEC lainnya, naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir karena sanksi AS telah memperketat kapasitas pengiriman dan meningkatkan biaya logistik. Pemerintahan Presiden terpilih AS Donald Trump yang akan datang diperkirakan akan meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal