Harga Minyak Mentah Naik Lebih dari 3 Persen dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah turun tipis turun tipis pada perdagangan akhir pekan, Jumat (15/3/2024), tetapi berada di jalur kenaikan lebih dari 3 persen pada pekan ini. (Foto: Reuters)

Selain itu, serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia, yang menyebabkan kebakaran di kilang terbesar Rosneft turut mendukung harga minyak mentah.

Stok minyak mentah AS juga turun secara tak terduga pada minggu lalu karena kilang meningkatkan pemrosesan sementara persediaan bensin merosot karena permintaan meningkat. 

Dari sisi permintaan, bank sentral China mempertahankan suku bunga kebijakan utama tidak berubah karena pihak berwenang terus memprioritaskan stabilitas mata uang di tengah ketidakpastian mengenai perkiraan waktu penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman konsumen, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Di AS, beberapa tanda perlambatan aktivitas ekonomi dipandang tidak akan mendorong The Fed untuk mulai memotong suku bunganya sebelum bulan Juni karena data lain menunjukkan kenaikan harga produsen yang lebih besar dari perkiraan pada bulan lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Nasional
4 hari lalu

Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS

Nasional
10 hari lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Internasional
9 hari lalu

Perusahaan Migas Raup Untung Besar Berkat Perang AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal