Harga Minyak Mentah Pulih setelah Anjlok 3 Hari

Dovana Hasiana
Harga minyak mentah pulih setelah anjlok 3 hari. (Foto: Reuters)

Namun, dengan beberapa pertumbuhan positif di sektor jasa AS dan ekspektasi bahwa penurunan produksi oleh produsen utama yang dimulai bulan ini akan membatasi pasokan, investor dan analis kembali ke pasar.

"Minyak mulai mendapat dukungan karena semua berita pasokan dan permintaan yang buruk telah diantisipasi," kata analis di OANDA Edward Moya, dikutip dari Reuters, Kamis (4/5/2023).

Adapun The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) seperti yang diperkirakan. The Fed juga mengisyaratkan akan menghentikan kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk memberikan waktu kepada pejabat menilai dampak dari kegagalan bank baru-baru ini dan menunggu kejelasan atas perselisihan tentang menaikkan plafon utang AS.

Runtuhnya bank AS ketiga sejak Maret, didorong oleh ketidakmampuan mereka mengelola kenaikan suku bunga, juga membebani pasar keuangan secara keseluruhan.

Sementara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia (OPEC+) telah mulai pengurangan produksi sukarela sekitar 1,16 juta barel per hari pada awal bulan ini. Hal itu diharapkan akan mendukung pasar minyak ke di tengah permintaan puncak musim panas.

"Sepertinya OPEC+ akan mendapat tekanan untuk akhirnya menunjukkan bahwa mereka dapat memenuhi kuota pengurangan produksi tersebut dan mungkin berada dalam posisi untuk memberi sinyal lebih banyak pemotongan akan datang," tutur Moya.

Investor juga menunggu perkembangan dari Bank Sentral Eropa, yang akan menaikkan suku bunga pada Kamis waktu setempat. Sedangkan kekhawatiran permintaan China terus membebani pasar terutama setelah survei sektor swasta menunjukkan aktivitas pabrik secara tak terduga turun pada April karena melemahnya permintaan domestik. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
8 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Ongkos Maskapai Haji Ikut Terdampak?

Buletin
12 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Nasional
12 hari lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS Imbas Eskalasi Perang di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal