Harga Minyak Mentah Turun 1 Persen di Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Harga minyak mentah dunia turun sekitar 1 persen pada perdagangan akhir pekan, Jumat (10/5/2024). (Foto: Reuters)

Dolar AS menguat setelah komentar pejabat The Fed dan membuat komoditas dalam mata uang greenback lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama juga dapat mengurangi permintaan.

Harga minyak juga berada di bawah tekanan dari meningkatnya persediaan bahan bakar AS menjelang musim mengemudi di musim panas yang biasanya padat. 

Sementara, data inflasi AS yang akan disampaikan pekan dapat mempengaruhi keputusan The Fed mengenai suku bunga.

Minyak mentah mendapat sedikit dukungan dari jumlah rig minyak di AS, yang merupakan indikator pasokan di masa depan, meskipun data menunjukkan jumlah rig minyak turun tiga menjadi 496 pada minggu ini, terendah sejak November.

Sementara itu, para manajer keuangan memangkas posisi net long minyak mentah berjangka AS dan opsi pada minggu yang berakhir 7 Mei sebanyak 56.517 kontrak menjadi 82.697 kontrak, menurut Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
14 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Nasional
16 jam lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
18 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal