Harga Minyak Merosot Lebih dari 2 Persen

Ranto Rajagukguk
Harga minyak turun. (Foto: Reuters)

China, konsumen energi terbesar di dunia, akan menyesuaikan kebijakan untuk membantu meredam pukulan terhadap ekonomi dari wabah virus korona yang masih berusaha dikendalikan oleh pihak berwenang, kata Presiden Xi Jinping pada Minggu.

Sementara itu, Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman memastikan sebuah laporan media bahwa Riyadh sedang mempertimbangkan jeda dari aliansi OPEC+ dengan Rusia tidaklah benar.

Komentarnya mengikuti laporan Wall Street Journal yang mengatakan Arab Saudi mempertimbangkan untuk meninggalkan aliansi OPEC+ karena wabah virus korona China berkontribusi terhadap penurunan permintaan minyak global.

Di Amerika Serikat, jumlah rig minyak, indikator produksi di masa mendatang, naik untuk minggu ketiga berturut-turut. Produsen minyak menambahkan satu rig minyak pekan lalu, sehingga jumlah totalnya menjadi 679, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Cek Stok BBM di Jateng, Bahlil: Doakan Pemerintah Bisa Jaga Harga Minyak

Nasional
19 hari lalu

Bahlil Ungkap Perbandingan Waktu Impor BBM dari AS dan Timur Tengah: Selisih 20 Hari

Nasional
19 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Nasional
20 hari lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Ongkos Maskapai Haji Ikut Terdampak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal