Harga Minyak Perpanjang Penurunan, Brent Dijual 54,09 Dolar AS per Barel

Ranto Rajagukguk
Harga minyak turun. (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Harga minyak memperpanjang penurunan karena meningkatnya kekhawatiran pasokan berlebih di pasar akibat virus korona China. Virus ini membuat importir minyak terbesar dunia, China mengurangi permintaan minyak.

Mengutip Reuters, Senin (10/2/2020), Minyak mentah Brent turun 38 sen menjadi 54,09 dolar Amerika Serikat (AS) per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 38 sen menjadi 49,94 dolar AS per barel.

Kekhawatiran atas pasokan berlebih juga berangkat dari respons Rusia terkait rekomendasi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya untuk mengurangi produksi dengan 600.000 barel per hari. Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan, Moskow membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilai situasi, menambahkan karena pertumbuhan produksi minyak mentah AS akan melambat dan permintaan global masih solid.

“Kebijakan untuk memangkas kembali produksi gagal untuk meringankan tekanan pada minyak. Pasalnya, kebijakan tersebut belum secara resmi dibahas oleh para pejabat OPEC," kata Stephen Innes, kepala strategi pasar di AxiCorp .

"Jika OPEC dan sekutunya gagal mencapai kesepakatan, akan ada lebih banyak tekanan yang datang ke minyak."

Traders minyak juga khawatir karena pengurangan yang diusulkan tidak akan cukup untuk memperketat pasar global.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Niaga
5 hari lalu

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Nasional
5 hari lalu

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Nasional
7 hari lalu

Kemlu Ungkap Kabar Terbaru Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal