Harga Pangan Dunia Turun pada Oktober 2023, Ini Pendorongnya

Aditya Pratama
Indeks harga dunia badan pangan PBB turun pada Oktober 2023 ke level terendah dalam lebih dari dua tahun. (Foto: Reuters)

“Harga susu bubuk dunia mengalami peningkatan paling besar, terutama didorong oleh lonjakan permintaan impor, terutama dari Asia Timur Laut,” ucap FAO.

Dalam laporan terpisah mengenai pasokan dan permintaan sereal, FAO mempertahankan perkiraan produksi sereal dunia tahun ini sebesar 2,819 miliar metrik ton, naik 0,9 persen dari tahun sebelumnya.

“Memasuki tahun 2024, penanaman gandum musim dingin sedang berlangsung di belahan bumi utara dan pertumbuhan wilayah diperkirakan akan terbatas, mencerminkan harga tanaman yang lebih rendah tahun ini,” ujarnya.

Laporan FAO menyebut, dampak perang di Ukraina terus berlanjut, termasuk terbatasnya akses terhadap ladang dan rendahnya harga di tingkat petani, serta kondisi cuaca yang kurang ideal. Hal ini menyebabkan berkurangnya area gandum.

FAO juga mengatakan, penanaman tanaman biji-bijian kasar pada tahun 2024 sedang dilakukan di belahan bumi selatan.

“Di Brazil, indikasi awal menunjukkan penurunan penanaman jagung sekitar 5 persen, karena rasio biaya-harga lebih menguntungkan kedelai,” kata laporan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Harga Pangan 29 September 2026: Cabai Rawit Merah Nyaris Tembus Rp100.000 per Kg!

7 hari lalu

Harga Cabai Keriting Merah Tembus Rp103.450 per Kg jelang Akhir Bulan, Ini Rinciannya

8 hari lalu

MUI Puji Delegasi Indonesia Walk Out saat PM Israel Netanyahu Pidato di PBB

8 hari lalu

Menlu Sugiono di Sidang Umum PBB: Indonesia Akan Terus Bersama Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal