Heboh Fenomena Beras Sintetis di Sumbar, Begini Respons Plt Mentan

Iqbal Dwi Purnama
Plt Mentan Arief Prasetyo Adi menuturkan isu beras sintetis rentan dihembuskan di tengah upaya serius pemerintah melakukan stabilisasi pasokan dan harga beras. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Plt Menteri Pertanian (Mentan) Arief Prasetyo Adi buka suara terkait fenomena beras sintetis di Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan dikabarkan salah seorang warga mengaku sakit usai mengonsumsi beras yang diduga sintetis tersebut. 

Mengenai hal tersebut, Arief menuturkan isu beras sintetis rentan dihembuskan di tengah upaya serius pemerintah melakukan stabilisasi pasokan dan harga beras dengan menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM), bantuan pangan beras, dan operasi pasar Bulog. 

"Sekarang kalau ada beras sintetis, satgas pangan harus melakukan investigasi dan jika memang terbukti bersalah, perlu diproses secara hukum, sehingga masyarakat tenang dan mendapat kejelasan mengenai masalah ini,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10/2023).

Selain melakukan tindakan pengujian ilmiah terhadap sampel beras melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) di bawah Badan Pangan Nasional, Arief juga meminta Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan berita hoax mengenai beras sintetis ini. 

Dia juga mengimbau seluruh masyarakat agar lebih cermat memilih produk pangan yang aman, dan membaca label serta tidak mudah terprovokasi dengan isu keamanan pangan yang belum pasti kebenarannya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

7 hari lalu

Mahasiswa MNC University Ikut KKN Tematik Sumbar 2026, Dukung Pemulihan Pascabencana

8 hari lalu

Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

8 hari lalu

Mentan Ungkap Praktik Curang Perusahaan Beras Raup Rp2 Triliun per Bulan, Begini Modusnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal