Heboh Tebus Murah Disebut Haram, Aprindo Minta Masyarakat Bijak

Advenia Elisabeth
Ilustrasi program "Tebus Murah" di salah satu supermarket. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) angkat bicara soal program promosi "Tebus Murah" dari sejumlah  ritel/minimarket yang menghebohkan masyarakat karena disebut haram. 

Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey, mengatakan program promosi purchase to purchase alias tebus murah ini, sudah puluhan tahun dijalankan oleh perusahaan ritel. Hanya nama programnya saja yang bisa berbeda antar peritel.

Namun pada prinsipnya program purchase to purchase atau tebus murah adalah program penggabungan promosi agar dua produk atau lebih bisa mendapatkan benefit.

"Aprindo meminta masyarakat dapat bijak dalam menanggapi isu program promosi tebus murah yang dikutip haram oleh seorang netizen," kata Roy dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (12/11/2021).

Ia menjelaskan, program Tebus Murah diberikan, agar konsumen dapat menikmati harga lebih murah bahkan gratis dari suatu pembelian karena adanya subsidi dari pemasok.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 bulan lalu

Ritel dan UMKM Bersanding, Aprindo Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama

Bisnis
5 bulan lalu

Kolaborasi Ritel dan Teknologi Warnai Pembukaan Road to Hari Ritel Nasional 2025

Nasional
7 bulan lalu

Aprindo: Beras Premium Kembali Dijual di Ritel Modern, Harga di Bawah HET

Bisnis
1 tahun lalu

Aprindo Bidik Penjualan Ritel Naik 8 Persen di Periode Nataru 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal