Helikopter Jatuh di Bali karena Tali Layangan, Menhub Minta Keselamatan Diutamakan

Suparjo Ramalan
Menhub Budi Karya Sumadi menilai insiden helikopter jatuh di Bali menjadi pelajaran mahal bagi agar maskapai penerbangan mengutamakan aspek keselamatan. (Foto: Istimewa)

Per hari ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah menginvestigasi jatuhnya helikopter yang dioperasikan PT Whitesky Aviation. Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas KNKT langsung membuka terpal penutup. 

Tiga orang perwakilan KNKT tersebut akan bekerja di Bali, seperti mencatat kondisi helikopter, termasuk benang layangan yang membelit bagian baling-baling, yang diduga menjadi penyebab helikopter itu jatuh.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono menjelaskan, helikopter jenis Bell 505 tidak wajib dilengkapi dengan FDR atau CRD yang biasanya terekam dalam kotak hitam atau black box.

Helikopter yang membawa tiga wisatawan dan satu kru ini dilaporkan mengudara dari home base Bali heli tour di desa Ungasan selama empat menit.

Dari pantauan flight radar, heli terbang secara bertahap sampai ketinggian 1.000 feet. Namun, tak berselang lama heli mulai turun sampai akhirnya hilang dari radar di ketinggian 275 feet atau sekitar 100 meter di atas permukaan laut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Eks Menhub Budi Karya Sumadi Kembali Absen dari Panggilan KPK, Ini Alasannya

Nasional
20 jam lalu

KPK Panggil Ulang Eks Menhub Budi Karya Sumadi terkait Kasus DJKA Hari Ini

Nasional
5 hari lalu

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Eks Menhub Budi Karya usai Absen Pekan Lalu

Nasional
6 hari lalu

KPK Panggil lagi Eks Menhub Budi Karya Sumadi, Usut Kasus Korupsi di DJKA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal