Hilirisasi Nikel Ditolak Uni Eropa, Mendag Zulhas: Kita Mati-matian Jadi Pusat Mobil Listrik

Ikhsan Permana SP
Mendag Zulhas Dorong RI Jadi Pusat Mobil Listrik (Foto: Ikhsan)

"Kemarin kunjungan ke Australia kan itu nanti baterai dan kita punya nikel, di sana punya litium sehingga nanti bisa kerja sama dan kita jadi pusat baterai, Australia bahan bakunya punya. Karena kan nggak bisa sendiri-sendiri harus bareng-bareng," kata dia.

Di sisi lain, Zulhas mengatakan kunjungannya ke pabrik Hyundai sebagai salah satu upaya meningkatkan nilai perdagangan Korea Selatan dan Indonesia yang merupakan sahabat sejak lama.

"Jadi saya ke sini, kita ingin hubungan Korea Selatan dan Indonesia sebagai sahabat sejati perdagangannya meningkat, caranya dengan investasi," kata dia.

Ikhsan Permana SP

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
19 jam lalu

Lepas Luncurkan Harga SUV L8 PHEV Rp589 Juta, Jarak Tempuh Tembus 1.300 Km

2 hari lalu

Hyundai Ungkap Mobil Listrik Prototipe 7-Seater Akan Diproduksi di Indonesia

6 hari lalu

Bobot Lebih Berat dari Kendaraan Biasa, Mobil Listrik Rusak Jalan di China 

6 hari lalu

Bahlil Ramal Hidrogen Bakal Jadi Gantikan Kendaraan Listrik: Paling Lambat 5-10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal