Holding BUMN Asuransi IFG Cetak Laba Rp2,2 Triliun pada 2020

Hafid Fuad
IFG, Holding BUMN Perasuransian dan Penjaminan mencetak laba tahun berjalan (unaudited) sebesar Rp2,2 triliun pada 2020. (Foto: Ist)

“Begitu juga dengan rasio Yield on Investment perusahaan per akhir 2020 sebesar 7 persen atau 75 persen lebih tinggi dari target RKAP 2020 yang sebesar 4 persen,” kata Direktur Keuangan dan Umum IFG Rizal Ariansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/3/2021).

IFG berdiri sejak pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2020 tanggal 16 Maret 2020, yang mengubah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI sebagai BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan. 

Kemudian, BPUI melakukan transformasi brand menjadi IFG. Tanggal 16 Maret 2021 adalah satu tahun IFG sejak menjadi holding BUMN perasuransian dan penjaminan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 

Keuangan
3 hari lalu

BSI Raup Laba Rp2,8 Triliun, Tumbuh 17,79% di April 2026

Bisnis
17 hari lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

Nasional
24 hari lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal