Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, Erick Thohir: Bukan untuk Selamatkan Garuda

Suparjo Ramalan
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan membentuk holding BUMN aviasi dan pariwisata. Salah satu BUMN yang terlibat yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang saat ini sedang tertekan.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengakui kinerja Garuda saat ini mengkhawatirkan, bahkan sebelum pandemi Covid-19. Namun, dia menegaskan pembentukan holding bukan untuk menyelamatkan Garuda.

"Pembentukan holding tidak berdasarkan dengan tujuan penyelamatan Garuda. Sebagaimana kita tahu, performa dan kondisi keuangan Garuda sudah mengkhawatirkan, bahkan sebelum pandemi Covid-19 terjadi," ujar Erick, Senin (9/10/2020).

Menurut Erick, kehadiran maskapai nasional itu justru untuk memperkuat holding BUMN. Pasalnya, pembentukan holding didasarkan pada nilai kolektif.

"Seluruh inisiatif holding akan mempertimbangkan dampak ke seluruh anggota holding," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

57 tahun lalu

Pemerintah Pangkas 240 BUMN, Tekan Biaya Operasional hingga Tingkatkan Produktivitas

57 tahun lalu

Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan di PT Pos Indonesia usai Dirut Mundur

57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal