"Ini demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mencegah capital outflow di pasar keuangan," ungkap Ratih.
Sebagai catatan, IHSG menguat 1,45 persen sepanjang pekan ini (12-16 Desember 2022). Dalam hitungan sebulan terakhir, indeks masih lesu 3,81 persen, kendati secara year to date atau sepanjang tahun indeks menguat 3,51 persen.
Adapun investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp3,72 triliun (all market) sepanjang pekan ini, meskipun secara akumulatif, transaksi beli investor domestik masih mendominasi pasar.