IHSG Pekan Depan Masih Diwarnai Sentimen Negatif, Berikut 5 Saham yang Direkomendasikan

Advenia Elisabeth
Pergerakan IHSG pada pekan depan diperkirakan masih diwarnai sentimen negatof. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan masih diwarnai sentimen negatif, yang dipicu oleh rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Analis sekaligus CEO Kela Trading System, Hary Suwanda, mengatakan hal itu ditandai dengan cosumer price index (CPI) AS secara tahunan (yoy) yang berada di level 8,2 persen. 

"CPI AS (YoY) berada pada level 8,2 persen yang artinya belum nampak penurunan inflasi sebagaimana yang diharapkan The Fed selama ini," kata Hary kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (16/10/2022).

Menurut dia, tingginya inflasi AS membuat analis memprediksi kemungkinan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 bps menjadi 375-400, pada 2 November 2022. 

"Sementara itu, Fed Fund Target kini berubah menjadi 475-500. Dimana itu berarti bahwa Investor sudah mengantisipasi kenaikan 75 bps lagi pada FOMC 14 Desember 2022 yang merupakan sidang FOMC terakhir di tahun 2022," ujar Hary.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 jam lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 306 Saham Menguat

21 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

2 hari lalu

Kekayaan Michael Dell Anjlok Rp267 Triliun, Kini Jadi Orang Terkaya ke-4 Dunia

1 hari lalu

Kekayaan Bernard Arnault Menguap Rp1.149 Triliun, Terdepak dari 10 Orang Terkaya Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal