Imbas Covid-19, Laba Saudi Aramco Anjlok 73 Persen

Suparjo Ramalan
Saudi Aramco meraih laba bersih 24,6 miliar riyal pada kuartal II-2020. (Foto: ilustrasi/AFP)

Capaian perusahaan migas terbesar di dunia itu terbilang bagus jika dibandingkan perusahaan kompetitor yang banyak merugi. Tekanan terhadap industri migas terjadi karena turunnya harga minyak mentah.

Harga minyak Brent pada akhir kuartal II turun 38 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keputusan negara-negara OPEC untuk mengurangi pasokan hingga 9,7 juta barel per hari tak terlalu menolong anjloknya permintaan.

Meski laba anjlok, Aramco akan membagikan dividen 18,75 miliar dolar AS pada kuartal II. Keputusan tersebut selaras dengan rencana perusahaan membagikan dividen kepada pemegang saham 75 miliar dolar AS pada tahun ini.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Terjun Bebas, Brent Sentuh 82,84 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal