IMF Sebut Fragmentasi Bisa Rugikan Ekonomi Global hingga 7 Persen dari PDB

Suparjo Ramalan
IMF sebut fragmentasi bisa rugikan ekonomi global hingga 7 persen dari PDB. (Foto: dok iNews)

Pembatasan migrasi lintas batas akan menghilangkan keterampilan yang berharga dari ekonomi tuan rumah sekaligus mengurangi pengiriman uang di negara pengirim migran. Berkurangnya arus modal akan mengurangi investasi asing secara langsung, sementara penurunan kerja sama internasional akan menimbulkan risiko terhadap penyediaan barang publik global yang vital.

IMF mengatakan, studi yang ada menunjukkan bahwa semakin dalam fragmentasi, semakin dalam biayanya, dengan pemisahan teknologi secara signifikan memperbesar kerugian dari pembatasan perdagangan.

Berdasarkan catatan, ekonomi pasar negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah cenderung paling berisiko karena ekonomi global bergeser ke lebih banyak regionalisasi keuangan dan sistem pembayaran global yang terfragmentasi.

"Dengan pembagian risiko internasional yang lebih sedikit, (fragmentasi ekonomi global) dapat menyebabkan volatilitas ekonomi makro yang lebih tinggi, krisis yang lebih parah, dan tekanan yang lebih besar pada penyangga nasional," ujarnya.

Ini juga dapat melemahkan kemampuan komunitas global untuk mendukung negara-negara yang mengalami krisis dan mempersulit penyelesaian krisis utang negara di masa depan.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I 2026

Nasional
9 hari lalu

Bos BI Sebut Dunia Tak Baik-Baik Saja, Ingatkan Ancaman Perlambatan Ekonomi

Nasional
15 hari lalu

BPS Tepis Tudingan Intervensi Data, Buka-bukaan soal Rumitnya Metodologi Penghitungan Ekonomi

Nasional
15 hari lalu

Purbaya Sebut IMF Puji RI 'Bright Spot' dalam Ekonomi Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal