Indonesia Desak Malaysia Konsisten Terapkan Kebijakan Biodiesel

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. (Foto: Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia akan mempererat kerja sama dengan Malaysia soal minyak sawit (CPO). Salah satunya dengan mengajak Malaysia meniru Indonesia menerapkan pencampuran CPO ke diesel sebesar 20 persen (B20).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, isu tersebut akan diangkat dalam pertemuan tahunan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). selain bisa mendongkrak harga, penerapan kebijakan B20 oleh Malaysia bisa semakin meyakinkan Eropa bahwa biodiesel merupakan produk yang ramah lingkungan.

Menperin menuturkan, Malaysia hingga saat ini belum konsisten menerapkan kebijakan biodiesel. Saat ini, Negeri Jiran baru mencampur CPO ke diesel sebanyak 7,5 persen. Padahal, sejak Oktober 2018, Indonesia sudah menerapkan biodiesel 20 persen.

"Padahal dalam perjanjiannya mereka 10 persen itu sudah diamanatkan di 2018 ini sehingga tentu tahun depan kita push lagi kapan mereka ikut Indonesia di B20," kata Menperin di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Selain soal B20, Indonesia juga akan membawa isu tarif bea masuk CPO India. Pasalnya, bea masuk CPO Indonesia ke India lebih mahal daripada bea masuk CPO Malaysia.

"Mereka punya bea masuk CPO dari Malaysia itu empat persen lebih murah daripada Indonesia. Tentu ini merugikan Indonesia, sehingga kita melihat posisi untuk negosiasi dengan Malaysia," ucap Menperin.

Menurut dia, situasi ini tidak adil karena Indonesia dirugikan meski banyak bea keluar CPO Indonesia yang dibebaskan saat harga rendah. Pasar CPO Indonesia bisa kalah dengan Malaysia dengan persaingan bisnis yang tidak kompetitif.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

3 hari lalu

Bantuan Subsidi Upah Rp900.000 Cair Lagi Tahun Ini? Simak Informasi Terbaru!

4 hari lalu

Program Magang Nasional hingga Insentif Pajak Berlanjut di 2027, Siapkan Anggaran Rp31 Triliun

4 hari lalu

Prabowo Siapkan Rp31 Triliun untuk Bansos hingga Akhir 2026, Bantuan Pangan hingga Subsidi Upah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal