Indonesia Kuasai Freeport, Said Didu: Biasa Saja

Rully Ramli
Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah resmi menguasai saham mayoritas PT Freeport Indonesia (PTFI) lewat PT Inalum (Persero). Namun, langkah tersebut dinilai biasa saja.

Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Said Didu mengatakan, kenaikan porsi saham pemerintah di PTFI dari 9 persen menjadi 59 persen tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

"Jadi saya mengatakan Freeport ini adalah langkah biasa jadi tidak perlu overdosis yang berlebih," kata Said Didu saat ditemui di Jakarta, Sabtu (22/12/2018).

Menurut Said, akuisisi terhadap perusahaan asing oleh pemerintah bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2013, pemerintah mengakuisisi saham PT Inalum (Persero) yang dikuasai Jepang selama 30 tahun.

DIa berpendapat PTFI seharusnya memang dimiliki pemerintah. Dia menjabarkan berbagai alasannya. Pertama, kontrak operasi PTFI di tambang Papua habis pada 2021. Kedua, kontrak karya harus diubah menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) sesuai UU Minerba.

"Lalu yang ketiga adalah Freeport mau menjual, sahamnya. Yang keempat adalah Inalum, bisa mendapatkan utang untuk membeli. Yg kelima adalah memang kebijakan pemerintah mendukung. Jadi lima hal sekaligus terjadi, jadi biasa saja," tutur Said.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Prabowo bakal Berikan 10 Persen Saham Freeport Indonesia untuk Masyarakat Papua

Nasional
1 bulan lalu

Freeport Indonesia Targetkan Tambang Grasberg Beroperasi Penuh Tahun Depan usai Longsor

Bisnis
3 bulan lalu

Profil Tony Wenas, Jejak Karier Bos Freeport Indonesia

Nasional
4 bulan lalu

Bahlil Ungkap Rencana Tambah Kepemilikan Saham Freeport Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal