Indonesia Marine & Offshore Expo 2022 digelar di Kota Batam pada 3 Agustus hingga 5 Agustus 2022. Ditargetkan nilai transaksi Rp1,49 triliun dari pameran ini. (Foto: Dicky Sigit Rakasiwi/MPI)
Dicky Sigit Rakasiwi

BATAM, iNews.id - Indonesia Marine & Offshore Expo 2022 digelar di Kota Batam pada 3 Agustus hingga 5 Agustus 2022. Pameran ini ditargetkan dikunjungi sebanyak 2.000 pelaku dan pengguna industri perkapalan dengan nilai transaksi 100 juta dolar AS atau setara Rp1,49 triliun.

Adapun pameran ini menampilkan produk maritim, perkapalan dan industri offshore terkini yang bisa mempertemukan pelaku usaha dengan calon pengguna jasa kemaritiman. 

Sempat tertunda dua tahun akibat pandemi, PT Fireworks Indonesia kembali menyelenggarakan pameran Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) untuk tiga hari ke depan. Pameran mengambil tempat di Radisson Golf & Convention Center Batam.

Event ini pameran perkapalan pertama, terbesar, dan satu-satunya di Indonesia pada tahun ini. Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk yang juga Ketua DPW Partai Perindo Kepri mengatakan, Indonesia Marine & Offshore Expo 2022 merupakan momentum awal kebangkitan ekonomi Batam. 

"Bisnis maritim atau shipyard di Batam ini merupakan primadona di Batam. Tapi dalam lima tahun (belakangan) menurun jadi lewat pameran ini menjadi momentum awal kita untuk bangkit kembali," ujarnya saat ditemui di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (3/8/2022).

Menurut Jadi, yang menjadi kendala industri maritim saat ini bahan baku yang masih ketergantungan dari negara luar. Sehingga menyebabkan, industri maritim tidak bergairah di Kepri.

"Banyak faktor, misalnya pandemi COVID-19 salah satunya. Kita berharap dari sini lah momentumnya," kata Ketua DPW Perindo Kepri ini.

Pameran ini nantinya akan dihadiri ratusan pelaku industri dan pengunjung dari 15 negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Vietnam, Cina, Korea, India, Inggris hingga Prancis. 

"Batam merupakan lokasi galangan kapal terbanyak di Indonesia, sehingga dengan diadakannya expo ini, diharapkan mampu menjadi pemicu dan penggerak roda perekonomian Kota Batam dan industri perkapalan," tuturnya.

Sementara, Direktur of Fireworks Trade Media Group Kenny Yong mengatakan pameran ini ditargetkan bakal mampu memfasiitasi transaksi bisnis sebesar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,49 triliun. 

"Ini cukup besar dan banyak datang dari berbagai negara. Pameran lainnya dilakukan dibeberapa negara, seperti Filipina (Philmarine) diadakan pada Juni lalu, Bangladesh (BIMOX) & Vietnam (VMOX) akan diadakan pada Oktober, Thailand (TMOX) & Malaysia (MIMEX) pada November mendatang," kata Kenny Yong.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi yang membuka Indonesia Marine & Offshore Expo menyambut baik kembali dihelatnya pameran ini.

Dia berharap dengan adanya Pameran IMOX ke-5 yang mengusung tema 'Arah Industri Kemaritiman Indonesia Kedepannya' ini dapat menstimulasi bangkitnya industri kemaritiman.

"Mari kita ramaikan pameran ini," ucap Rudi yang juga Walikota Batam.

Kegiatan ini sendiri akan digelar hingga Jumat 5 Agustus 2022. Hari pertama, Rabu 3 Agustus 2022, sejumlah rangkaian kegiatan digelar seperti Forum bisnis dari BP Batam, Imigrasi Batam, Dirjen Pajak Indonesia Kepri, dan Bea Cukai, juga konferensi dari berbagai ketua asiosiasi terkait, seperti ABUPI, BSOA, INAMPA, INSA dan IPERINDO.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT