Industri Ritel Lesu, Hero Tutup 26 Toko dan PHK 532 Karyawan

Rully Ramli
ilustrasi. (Foto: Ant)

Tony menyebut, penjualan bisnis makanan hingga kuartal III-2018 turun sekitar 6 persen sehingga membuat kerugian operasional membengkak dari Rp79 miliar menjadi Rp163 miliar.

"Kami mengeluarkan surat (PHK) kepada karyawan yang tokonya ditutup, yang artinya toko tersebut rugi dan perusahaan tidak mungkin menanggung beban jika tidak ada keuntungannya," ucap dia.

Tony mengatakan, saat ini Hero tetap memiliki 448 toko yang beroperasi di Indonesia. Toko itu terdiri dari 59 Giant Extra, 96 Giant Express, 31 Hero Supermarket, Giant Mart, 258 Guardian Health & Beauty, dan 1 toko IKEA.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
7 bulan lalu

Dekan FEB Untar Sebut Transformasi Industri Ritel dari Warung ke E-commerce Ubah Perilaku Konsumen

Bisnis
7 bulan lalu

Ritel dan UMKM Bersanding, Aprindo Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama

Bisnis
2 tahun lalu

5 Orang Terkaya di Industri Fesyen, Nomor 1 Hartanya Tembus Rp1.836 Triliun

Bisnis
2 tahun lalu

HERO Lepas Bisnis Supermarket, Fokus Garap Guardian dan IKEA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal