Industri Sawit Sumbang Devisa Negara Rp151 Triliun hingga Mei 2024

Bagas Abdiel Kharis Theo
Industri sawit Indonesia memberikan kontribusi devisa negara sebesar 9,78 miliar atau setara Rp151 triliun hingga Mei 2024. (Foto: Antara)

Lalu, pada 2021 ada penurunan dengan jumlah 51,300 ton dan kembali turun di angka 51,248 ton pada 2022. Sementara, pada 2023 mengalami kenaikan sebesar 54,844 ton. Sedangkan hingga Mei 2024 jumlah produksinya 22,145 ton.

"Dalam lima tahun terakhir ini produksi kita juga memang stagnan, dan produktivitasnya tidak begitu menggembirakan," tuturnya.

Salah satu solusinya adalah merealisasikan peremajaan sawit rakyat (PSR). Hal tersebut dianggap masalah karena pemerintah terlambat dalam mengelola peremajaan sawit rakyat.

"Ini kita agak terlambat di sini yang PSR, sehingga produktivitas kita bukannya naik malah justru turun, produksi kita stagnan," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mulai Hari Ini, Eksportir Wajib Parkir 100% DHE SDA di Dalam Negeri

57 tahun lalu

Cerita Prabowo Punya Hubungan Khusus dengan Kebumen: Almarhum Ayahanda Saya Lahir di Sini

57 tahun lalu

Prabowo bakal Resmikan Kilang Minyak di Balikpapan: Kita Hemat Devisa, Tak Perlu Impor BBM 

57 tahun lalu

Alokasi Biodiesel 2026 Ditetapkan Sebesar 15,6 Juta Kiloliter, ESDM: Hemat Devisa Impor Rp139 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal