Inggris bakal Jadi Negara G7 Pertama yang Akhiri Penggunaan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

Aditya Pratama
Inggris akan menjadi negara G7 pertama yang mengakhiri produksi listrik menggunakan batu bara setelah menutup PLTU terakhir, Ratcliffe-on-Soar. (Foto: rushcliffe.gov.uk)

Selain itu, Inggris yang memiliki target untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050, berencana untuk mendekarbonisasi sektor kelistrikan pada tahun 2030. Ini menandakan sebuah langkah yang akan memerlukan peningkatan pesat dalam energi terbarukan seperti angin dan matahari.

"Era batu bara mungkin akan segera berakhir, tetapi era baru lapangan kerja yang baik di bidang energi baru saja dimulai," ucap Menteri Energi Inggris Michael Shanks dalam sebuah pernyataan melalui email.

Adapun emisi dari energi menyumbang sekitar tiga perempat dari total emisi gas rumah kaca dan para ilmuwan telah mengatakan bahwa penggunaan bahan bakar fosil harus dikurangi untuk memenuhi tujuan yang ditetapkan dalam perjanjian iklim Paris.

Pada bulan April, negara-negara G7 sepakat untuk menghentikan PLTU batu bara pada paruh pertama dekade berikutnya. Namun, kelompok tersebut juga memberikan kelonggaran bagi negara-negara yang sangat bergantung pada batu bara. Hal ini menuai kritik dari kelompok-kelompok pendukung energi hijau.

"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa target 2035 terpenuhi dan dimajukan ke 2030, khususnya di Jepang, AS, dan Jerman," ucap Analis Riset di Global Energy Monitor, Christine Shearer. 

PLTU batu bara masih menyumbang lebih dari 25 persen listrik di Jerman dan lebih dari 30 persen listrik di Jepang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harta Low Tuck Kwong Turun Rp103 Triliun, Masih Jadi Orang Terkaya Indonesia

7 hari lalu

JPU Ungkap Kode Kue Rp20,6 Miliar untuk Febrie Adriansyah terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU

9 hari lalu

Bos Saudi Aramco Peringatkan Cadangan Minyak Dunia Menipis: Butuh 2 Tahun untuk Pulih

9 hari lalu

AS Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris, Pilot Tetap Siaga Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal