Ini Alasan CEO Binance Kucurkan Rp7,83 Triliun untuk Dukung Elon Musk Akuisisi Twitter

Aditya Pratama
CEO Binance, Changpeng Zhao menyebut, sangat mendukung kebebasan berbicara, sekaligus menjadi alasannya berinvestasi Rp7,83 triliun di Twitter. (Foto: REUTERS)

Tidak jelas seberapa aktif co-investor yang terlibat seperti Binance di masa depan Twitter sebagai investor minoritas. Pasalnya, Musk sepenuhnya mengendalikan dewan dan pengambilan keputusan di Twitter yang sekarang bersifat pribadi.

Sebagian besar rekan investornya dalam kesepakatan 44 miliar dolar AS, seperti Sequoia Capital, Fidelity Management, Andreessen Horowitz dan Brookfield.

Sebelumya pada pekan lalu, Binance menyampaikan bahwa mereka tengah membuat tim untuk bekerja bagaimana blockchain dan kripto dapat membantu Twitter.

"Saya pengguna Twitter berat. Saya ingin berinvestasi dalam produk yang penting bagi industri kita," ucap Zhao. 

Belum lama ini, Musk menyampaikan bahwa Twitter akan mengenakan biaya 8 dolar AS untuk layanan Blue-nya, yang mencakup lencana "terverifikasi" dalam upayanya untuk memonetisasi layanan dan membuat jaringan media sosial tidak terlalu bergantung pada iklan. Zhao juga mendukung gagasan itu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Kembali Melesat, Kini Tembus Rp15,12 Kuadriliun

16 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

30 hari lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Masih di Pucuk!

1 bulan lalu

Pakar Hukum Soroti Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Peringatkan Kripto Bisa Jadi Modus Penyamaran Aset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal