Ini Daftar Saham LQ45 dengan Kinerja Positif

Rahmat Fiansyah
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id – Awal tahun 2018 mungkin menjadi salah satu masa yang buruk bagi para pelaku pasar yang menggenggam portofolio saham.

Dimulai dengan kenaikan imbal hasil yang tinggi pada Januari, pergerakan saham terus menukik pada awal Februari hingga Maret. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh dua digit pada awal tahun ini harus terkoreksi 2,37 persen hingga 31 Maret 2018.

Indeks LQ45 yang berisikan saham-saham paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan lebih tajam. Sejak awal tahun, Indeks LQ45 turun 6,56 persen. Dari 45 saham, hanya 21 saham yang kinerjanya masih positif sementara sisanya mengalami pertumbuhan negatif.

Turunnya saham-saham LQ45 tidak terlepas dari aksi jual asing (net sell) yang masif. Sejak awal tahun, investor asing yang gemar mengoleksi saham-saham bluechip sudah melepas saham hingga Rp24,33 triliun.

Ada tiga sektor yang emitennya dalam LQ45 tidak berkinerja positif, yaitu sektor konsumer, perkebunan, dan aneka industri. Sektor properti menyumbang terbanyak dengan lima emiten, lalu sektor pertambangan, perdagangan, dan industri dasar menyumbang masing-masing empat emiten, terakhir sektor keuangan dan infrastruktur masing-masing dua emiten.

Berikut 21 saham LQ45 dengan kinerja positif selama kuartal I-2018:

1. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) +65,66 persen
2. PT Hanson International Tbk (MYRX) +33,64 persen
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) +31,43 persen
4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) +24 persen
5. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) +19,51 persen
6. PT Indika Energy Tbk (INDY) +15,36 persen
7. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) +14,52 persen
8. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) +11,76 persen
9. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) +10,12 persen
10. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) +9,81 persen
11. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) +9,51 persen
12. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) +9,27 persen
13. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) +8,39 persen
14. PT Bank Tabungan Negara (BBTN) +6,44 persen
15. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) +6,39 persen
16. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) +5,39 persen
17. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) +4,71 persen
18. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) +4,55 persen
19. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) +3,75 persen
20. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) +2,21 persen
21. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) +1,47 persen

Editor : Rahmat Fiansyah
Tags:
Artikel Terkait
Keuangan
24 jam lalu

Buka Perdagangan 2026, Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000 Tahun Ini

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.676 di Awal Perdagangan 2026

Keuangan
2 hari lalu

Outlook 2026: IHSG Diproyeksi Tembus Level 9.000, Efek Danantara Jadi Sorotan

Keuangan
4 hari lalu

Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal