Ini Perbedaan Karakter Investor China dan Jepang Versi Menteri Bahlil

Rina Anggraeni
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia.(Foto: ist)

Pada kesempatan itu, Bahlil mengungkapkan, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal kemarin didukung oleh pertumbuhan tinggi ekspor impor yang mencapai masing-masing 29,16 persen dan 30,11 persen. 

Selanjutnya, investasi yang tumbuh sebesar 3,74 persen juga menyumbang pertumbuhan ekonomi positif selain konsumsi dan belanja pemerintah.
 
"Pertumbuhan investasi sebesar 3,74 persen, dan pertumbuhan ekonomi 3,5 persen meski pandemi dan adanya kebijakan PPKM, bisa terwujud karena kerja sama kita semua, baik pemerintah, swasta dan masyarakat dalam memberikan keyakinan dan optimisme," ungkap Bahlil. 
 
Dia menambahkan pemerintah memang tengah menggenjot investasi sebagai salah satu sumber perekonomian selain daripada konsumsi rumah tangga. Pasalnya di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang ini mobilitas masyarakat masih terbatas.

"Konsumsi  juga belum tumbuh maksimal sehingga perlu sumber ekonomi lain," tutur Bahlil.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
58 menit lalu

Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Bisnis
1 hari lalu

Promo Awal Tahun, MNC Sekuritas Ajak Investor Baru Raih Cashback untuk Transaksi hingga Rp1 Miliar

Internasional
2 hari lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Internasional
2 hari lalu

Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal