Ini Profil Tadashi Yanai, Bos Uniqlo yang Jadi Orang Terkaya di Jepang

Rahmat Fiansyah
Founder & Chairman Fast Retailing, Tadashi Yanai. (Foto: AFP)

Yanai membuka toko Uniqlo pertamanya pada tahun 1984 di Hiroshima. Tujuh tahun kemudian dia mengganti nama perusahaan ayahnya yang bernama Ogori Shoji menjadi Fast Retailing.

Di Jepang, kebanyakan toko Uniqlo biasanya ada di mal dalam ukuran kecil atau di pinggir jalan. Hal ini sejalan dengan branding produknya yang unisex, suburban, dan berada di mana-mana.

Pada awal tahun 2000-an, Uniqlo sudah populer di Jepang dengan penjualan hingga 26 juta potong pakaian dalam setahun. Padahal, populasi Jepang saat itu 120 juta orang.

Yanai membawa Uniqlo ekspansi ke luar negeri pada 2001. Dia membuka 21 toko di Inggris dan tiga toko di New Jersey, AS. Belum genap lima tahun, dia menutup sebagian besar tokonya, termasuk seluruh toko di NJ.

Dia kemudian mengubah strategi. Desain toko kecil dan pinggiran di Jepang tetap dipertahankan, tapi toko di luar negeri dibuat mewah. Di AS, dia meluncurkan toko di New York. Strategi ini berbuah hasil.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
4 hari lalu

Fantastis! Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12 Kuadriliun, Lampaui Ekonomi Belgia

Bisnis
6 hari lalu

Deretan Miliarder Termuda di Dunia, Ada yang Berusia 20 Tahun Berharta Rp95 Triliun

Bisnis
12 hari lalu

Deretan Miliarder Muda yang Sukses Rintis Bisnis dari Nol

Bisnis
18 hari lalu

Kisah Sukses David Baszucki, CEO Roblox yang Pernah Jadi Pembersih Kaca Jendela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal