Ini Saran Ekonom UMM agar Konsumsi BBM Subsidi Tak Jebol

Nur Khabibi
Pemerintah dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) perlu melakukan langkah tepat dalam pendistribusian BBM bersubdisi agar sesuai sasaran. (Foto: Dede F/MPI)

Selain itu, dia menekankan perlunya menekan kebocoran anggaran yang dalam analisis ICOR sekitar 3-50 persen.
 
"Mengurangi kebocoran APBN ini juga penting," ucap Nazaruddin.

Tidak hanya itu, pemerintah dan BPH Migas perlu juga melibatkan secara aktif Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KKPU)  dalam melakukan pengawasan distribusi dan konsumsi migas.

"Perlu juga melibatkan lembaga pengawas persaingan usaha untuk aktif ikut serta di dalam mengawasi pengunaan BBM bersubsidi ini, skemanya bisa dibangun bersama," tuturnya.

Terakhir, dia menyarankan BPH Migas perlu meningkatkan eksplorasi dan eksploitasi dari lifting 611.000 barel per hari dibandingkan konsumsi yang sudah 1,4 juta barel per hari.  

"Ada banyak skema membatasi jenis kendaraan, bisa menurut daya dari kendaraan itu ataukah klasifikasinya lebih baik, kalau yang bersubsidi hanya untuk (kendaraan) roda dua saja," ujarnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumen Pertamax Berpotensi Beralih ke Pertalite, Komisi VI DPR bakal Rapat dengan Pertamina

57 tahun lalu

Antrean Pertalite Mengular, Pertamina: Stok Aman dan Normal

57 tahun lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Pertalite Laris Manis usai Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal