Ini Strategi Badan Otorita dan BKKBN untuk Cegah Stunting di IKN

Iqbal Dwi Purnama
Badan Otorita IKN dan BKKBN menyiapkan strategi untuk pelaksanaan program pembangunan keluarga kependudukan dan berencana di IKN dan upaya penurunan stunting. (Foto: Ist)

Jadi, jika ada sekitar 200.000 penduduk maka Badan Otorita IKN perlu menjaga kelahiran 3.200 per tahun agar anak yang terlahir tidak mengalami stunting.

Sehingga, nantinya setiap penduduk yang berencana menikah harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

"Setiap ada yang mau nikah di sekitar IKN harus discreening, wajib periksa HB (hemoglobin), tinggi badan, berat badan, yang beresiko tinggi hanya sekitar 25 persen. Jadi dari 3.200 kelahiran kemungkinan ada 1.600 bayi perempuan. Dari 1.600 perempuan yang menikah, itu hanya sekitar 320 per tahun yang beresiko tinggi terlalu kurus atau yang anemia," ucap Hasto.

"Sehingga profil SDM di sekitar IKN bisa disiapkan by design untuk kita pastikan yang di IKN itu sehat dengan catatan ada aturan-aturan yang ketat," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ogah Bangun Pusat Finansial Internasional di IKN, Ada Apa?

57 tahun lalu

Moms! 10-42 Hari setelah Melahirkan Disarankan Pakai KB, Ini Tujuannya

57 tahun lalu

Suami Wajib Tahu! KDRT Verbal saat Istri Hamil Bisa Berdampak pada Janin

57 tahun lalu

Suntik KB untuk Pria Masih Diteliti, BKKBN Bocorkan Informasi Terbaru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal